Posts

Minimal Efektif

Image
"Prinsip memberikan terapi adalah minimal efektif..." Begitu kata dosenku ketika diskusi P-drug mata kuliah Farmakologi di kampusku. Ya, seorang dokter harus memberikan terapi yang minimal efektif. Artinya pemberian obat dengan dosis seminimal mungkin tetapi dengan hasil yang efektif. Misal nih, pemberian Paracetamol dengan dosis 500 mg 2 kali/hari sudah bisa menurunkan demam, jadi tidak perlu memilih dosis 1000 mg per hari. Karena dosis obat yang tinggi juga memiliki side effect yang lebih banyak, terutama bagi kesehatan ginjal. Sejenak aku merasa déjà vu dengan kata-kata dosenku itu. Kata-kata itu membawaku ke masa 3 tahun yang lalu. Masa dimana aku mempelajari suatu bidang ilmu yang terkenal dengan prinsipnya, "Pengorbanan seminimal mungkin untuk mendapatkan hasil semaksimal mungkin." Ternyata, ada sebuah prinsip yang relatif sama di dua bidang ilmu yang sangat berbeda. Hmm, tapi kenapa prinsip ini nggak pernah berhasil kalo dipake belajar untuk ujian ...

When was the last time you did something for the first time?

Image
Setelah baca judul postingan ini, what do you think? Mungkin sebagian besar sudah lupa kapan terakhir kali melakukan sesuatu untuk pertama kali, melakukan sesuatu yang baru dalam hidup ini. Setiap harinya kita melakukan aktivitas dan rutinitas yang itu itu aja. Dari bangun tidur sampe tidur lagi. Nggak bosen apa ya? Atau sebagian lainnya ingat betul kapan terakhir kali melakukan sesuatu yang baru. Misalnya..... "Aku ingat! Aku pertama kali naik banana boat liburan semester lalu!!" "Oh, aku ingat! Minggu lalu aku pertama kali makan belalang goreng hehe" "Aku ingat banget, pertama kali nonton konser SNSD tepat setahun yang lalu." "Kemarin aku pertama kalinya botakin rambut! Gaul, kan?" Zzzz, bukan itu yang dimaksud dengan melakukan sesuatu yang baru. Something new adalah sesuatu yang belum pernah kita lakukan sebelumnya dan berdampak untuk kehidupan kita seterusnya, dampak positif pastinya. (entah kenapa terlalu banyak akhiran -nya di...

Awal Semester Lima, didedikasikan untuk.....Jualan

Image
Assalamualaikum! Wuow nggak kerasa ya udah semester lima aja. Artinya, aku sudah mencapai separuh perjalanan untuk menjadi dokter *jika ancar, aamiin* Semester Lima is like hell~ Why? Tiada hari tanpa masuk jam 7 pagi pulang (paling cepet) jam 3 sore. Tapi aku lebih suka semester ini. Aku merasa hidupku penuh warna *tsaaah* Aku punya "kerja sambilan" di semester ini. Pasti udah tau semua kan? Ya iyalah, secara dari judulnya udah jelas. Yap! Aku berjualan. Tapi bukan masuk kantongku lho ya. Hmm..dulu aku sering cerita tentang aku sebagai kadiv danus (yang gak berpengalaman sama sekali). Jadi, sebagai ajang pencarian dana, aku berjualan di kelas. Jualan yang paling mudah dan cepet laku adalah jualan makanan! Apalagi semester ini kita pulang sampe sore mulu, cacing-cacing di perut mahasiswa dan mahasiswi sampe melakukan World Tour Concert lho saking lapernya. Alhasil, jualanku laku keras setiap harinya 8-) *alhamdulillah* Pasti pada nanya emang jualan apa sih? Sebener...

I'm Officially 19!

Image
Alhamdulillah, today I'm officially 19 years old. That means this is my last year as a teenager! Aww~ Alhamdulillah, Allah masih memberiku nafas hingga detik ini. Di ulang-tahun-ku yang ke-19 ini adalah yang pertama kalinya aku tidak bersama kedua orang-tua-ku. Ibuku sedang menunaikan ibadah Umroh di Tanah Suci Makkah, aku masih di Surabaya (SP lagii SP lagii), dan Ayahku jaga rumah di Mataram. Selain itu, aku baru sembuh dari sakit. Dari seminggu yang lalu aku demam naik turun disertai flu. Sudah ke dokter alhamdulillah bukan DB. Dan hari ini keadaanku sudah semakin membaik. Alhamdulillah.. Ulang-tahun-ku kali ini juga bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Menjalankan ibadah puasa di rantauan bukan yang pertama kali untukku. Tapi kali ini berbeda. Aku merasa mendapat lebih banyak berkah di tahun ini. Aku seperti mendapat pencerahan di tahun ini. Harapanku, semoga aku bisa tetap istiqomah terhadap apa yang sudah aku tekadkan. Aamiin. 19 tahun bukan usia anak-anak lagi. S...

Pelampiasan

Image
Setiap orang pasti  pernah mengalami suatu masalah . Tetapi, cara menerima dan menyikapi masalah itu tentunya berbeda-beda tiap orang. Seringkali, kita tidak bisa menerima apabila suatu hal yang tidak diinginkan atau tidak berjalan sesuai rencana terjadi. Dan seringkali kita melampiaskan rasa kekecewaan itu dengan amarah. Marah , hal yang lumrah bagi tiap manusia. Memang, sebenarnya kita dituntut untuk sabar dalam menghadapi semua masalah yang datang menerjang. Nggak usah terlalu muluk, manusia punya batas. Dan sabar pun ada batasnya. Marah, kadang justru diperlukan. Apalagi posisimu adalah sebagai seorang leader . Ketika hal-hal tidak berjalan dengan baik oleh karena anggotamu. Akankah kamu tetap bersabar? Akankah kamu terus memendam rasa kesalmu sendirian? Apakah kamu tidak akan marah sama sekali? Sementara tanggung jawab terus menerormu tak kenal waktu. Dan, hal ini terjadi pada diriku. Ya, mungkin aku memang bukan seorang  leader  yang baik. Aku memang ...

Distance

Image
You know, there's distance between hard work and success . The distance may be one centimeters or thousands miles. It can be reached within seconds or years. And this distance only can be filled by patience . picture source : garizunderground.blogspot.com

the problem is you think you have enough time

Image
2013 sudah berjalan seperempatnya. Aku mengingat kembali resolusi 2013-ku. Kemudian aku merasa gagal. Ya, gagal. Awal tahun, aku bertekad untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Tapi nyatanya? Aku masih saja menghabiskan waktuku untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Aku menghabiskan rata-rata 2 jam per hari untuk social media seperti twitter, instagram, blog, path, tumblr, facebook, line, dll. Bahkan lebih dari 2 jam di hari libur. Semacam adiksi. Aku tidak puas jika belum membuka social media itu. Padahal tidak banyak manfaat yang kudapat. Parahnya, aku tahu itu tapi tidak kunjung bosan untuk selalu membukanya. Padahal, semester IV adalah salah satu semester terpadat. Semester IV dipenuhi materi yang lebih sulit, ujian lebih sulit, keterampilan medik lebih sulit, tugas proposal penelitian juga ada di semester ini. Belum lagi aku menjadi ketua divisi dana usaha, kami berkewajiban mencari dana untuk sebuah kegiatan kampus yang berskala nasional. Bukannya mengeluh aku hanya terl...